Pengaturan Diri Kembali

*flush *flush
Glory lagi bersih bersih blog nih...

Rasanya seperti ngebersihin kamar, banyak 'sarang laba laba' yang harus disingkirkan.
Bentuk blog ini juga sudah menyedihkan, ibarat rumah, blog ini adalah rumah yang sudah lama tidak ditempati, berdebu, kotor, rapuh, dan kalo kita teriak didalamnya maka suara kita akan bergaung di dalamnya. Menyedihkan memang.

Maka, ketika saya memutuskan menengok 'rumah' ini, ada sedikit rasa jengah hinggap di diri. Tapi ketika memutuskan untuk menutupnya, rasa-rasanya saya tak tega melakukannya, seolah olah menghapusnya seperti menghilangkan suatu bagian dari diri saya #tsahhh

Rumah ini memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada saya untuk menulis, entah menulis apa sebenarnya, tapi menulis membuat saya senang. Dengan menulis saya merasa seperti bercermin terhadap diri saya sendiri. Dengan menulis juga saya dapat melihat diri saya bermetamorfosis, suatu perasaan yang tiada duanya. Jika dianalogikan dengan maslow's hierarchy of needs, ini adalah bentuk dari self actualization, bentuk kebutuhan manusia yang paling tinggi.


Jadi, setelah saya pertimbangkan saya putuskan saya akan merawat rumah ini lagi, mungkin mencat ulang, mendekor ulang. Yahh... dengan beberapa perbaikan tentunya.




"Orang boleh saja pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat, dan dari sejarah."
Pramoedya Ananta Toer
Rumah Kaca - 1988